Tentang pergantian direktur STAN
Muncul banyak tanggapan dari berbagai civitas akademika di kampus Ali Wardhana ini mengenai pergantian Direktur STAN. Salah satu tanggapan datang dari Sahminan Zega, S.H. Dosen yang juga menjabat Kabid Bina Program ini berpendapat pengangkatan Pak Kusmanadji sebagai regenerasi di lingkungan STAN. Pergantian ini merupakan kebijakan pimpinan yang menganggap pengabdian Pak Yono di STAN sudah cukup. Dari pergantian ini diharapkan kehidupan akademis di STAN menjadi lebih dinamis.
Bang Zega, begitu beliau biasa disapa, sangat berkesan selama dipimpin Pak Yono. Menurutnya, Pak Yono merupakan pribadi yang terbuka dan banyak bertemu langsung dengan mahasiswa. Pak Yono mengusahakan pengadaan buku-buku kuliah di perpustakaan. Pak Yono juga dinilai memberikan kontribusi yang besar dalam menyiapkan STAN menjadi BLU.
Dia juga berharap dengan Direktur STAN yang baru kehidupan kampus menjadi lebih dinamis, kedisiplinan mahasiswa meningkat, serta tidak ada lagi dosen yang terabaikan terkait dengan masalah status mengajar yang sempat muncul beberapa waktu lalu.
Senada dengan tanggapan di atas, dosen agama, Hasan Mansyur menyatakan bahwa Pak Yono selama memimpin STAN beberapa tahun ini, hubungan Pak Yono dengan warga kampus cukup dekat serta akomodatif terhadap kegiatan-kegiatan yang ada. Harapannya sebagai dosen, manajemen gedung dapat dibenahi serta kelengkapan fasilitas ditingkatkan sehingga mendukung kegiatan perkuliahan. Sebagai muslim dia juga berharap semoga direktur baru tetap memberikan dorongan kepada mahasiswa untuk melakukan kajian-kajian yang bermanfaat.
Sedangkan menurut Akhmal, salah seorang dosen, kepemimpinan Pak Yono menurut pengamatan beliau bagus, terutama prestasinya yang dapat membuat STAN menjadi BLU dalam waktu relatif singkat. Dia berharap dengan kepemimpinan yang baru ini STAN bisa lebih bagus seperti harapan Ibu Menteri.
Pendapat juga datang dari beberapa mahasiswa. Cecep Septian, mahasiswa Tingkat II PBB yang juga Ketua IMMP . Menurutnya Pak Yono itu kooperatif, tidak menghalangi kegiatan kemahasiswaan asalkan positif. Misalnya Dinamika, ketika PTN meniadakan ospek untuk mahasiswa baru, beliau justru sangat mendukung. Dengan pergantian ini, dia berharap semoga Pak Kusmanajdi bersedia memperbaiki sarana dan prasarana yang ada, terutama gedung kuliah.
Menurut Sandhi Adhyaksa, mahasiswa Tingkat I Akuntansi, Pak Yono itu direktur yang hebat, pekerja keras, dan peduli kepada mahasiswanya. Dia berharap direktur baru memberikan yang terbaik untuk kampus ini. Terutama kebijakan beliau, semoga tidak merugikan mahasiswa dan memberikan perhatian yang lebih kepada mahasiswa.
-
Pak Zahminan Zega bukan Kabid (Kepala Bidang)/ Eselon III beliau masih kasubbid / Eselon IV di Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan. Sedang Kabid Bina Program yg sekarang diubah namanya menjadi Kabid Renbang adalah Bapak Heru Wahyudi. Mohon sebelum menampilkan iformasi diteliti/diverifikasi dulu kebenarannya. Silahkan cek di Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan.
| < Prev | Next > |
|---|




